Kejari Sukabumi dan Insan Pers Perkuat Sinergi, Kawal Informasi Hukum yang Akuratl

 

SUKABUMI, RADAR NUSANTARA.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan Penerangan Hukum bersama awak media dan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosan) Kabupaten Sukabumi, Kamis (1/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kejari Kabupaten Sukabumi, Jalan Karangtengah, Cibadak, tersebut mengusung tema “Merawat Kepercayaan, Mengawal Keadilan: Sinergi Kejaksaan dan Pers untuk Masyarakat.”

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Kejari Kabupaten Sukabumi, Diskominfosan, serta perwakilan organisasi profesi wartawan, di antaranya PWI, IJTI, SMSI, AJI dan organisasi wartawan Sukabumi Utara.

Kepala Kejari Kabupaten Sukabumi Tumpal Eben Ezer mengatakan, sinergi antara Kejaksaan, pers, pemerintah dan masyarakat penting untuk membangun komunikasi publik yang sehat.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum tidak hanya dibangun melalui penanganan perkara, tetapi juga melalui keterbukaan informasi dan komunikasi yang profesional.

“Komunikasi dua arah yang konstruktif merupakan bagian penting dalam mengawal kehidupan demokrasi yang sehat,” ujar Tumpal.

Ia juga menilai kerja sama dengan insan pers, termasuk Dewan Pers, penting untuk menjaga kemerdekaan pers sekaligus mendorong pemberitaan yang berpedoman pada kode etik jurnalistik.

Tumpal mengingatkan agar informasi terkait proses hukum disampaikan secara hati-hati dengan memperhatikan akurasi, keberimbangan dan asas praduga tak bersalah.

“Edukasi hukum, pemberitaan yang akurat dan berimbang, serta penghormatan terhadap asas praduga tak bersalah harus menjadi perhatian bersama,” katanya.

Ia berharap komunikasi antara Kejari dan media terus diperkuat sehingga informasi mengenai penegakan hukum dapat diterima masyarakat secara tepat.

Sementara itu, Kepala Diskominfosan Kabupaten Sukabumi Ujang Zulkifli mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, forum itu menjadi ruang untuk memperkuat sinergi dalam menyampaikan informasi, edukasi dan literasi kepada masyarakat.

“Kami mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan Kejari dan kehadiran insan pers. Ini menjadi ruang untuk memperkuat sinergi dalam menyampaikan informasi, edukasi, dan literasi yang benar, akurat, serta berimbang kepada masyarakat,” ujarnya.

Ujang berharap komunikasi yang terbuka dapat meminimalkan kesalahpahaman antara pemerintah dan insan pers, terutama terkait kebijakan maupun informasi publik.

Senada, Kepala Seksi Intelijen Kejari Kabupaten Sukabumi Fahmi Rachman mengatakan, forum tersebut diharapkan menjadi ruang komunikasi sekaligus evaluasi bersama.

“Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat. Kendala dan masukan yang bersifat perbaikan mari kita sampaikan bersama. Kita saling memperbaiki karena sebagai manusia tentu memiliki keterbatasan,” ujar Fahmi.

Ketua PWI Kabupaten Sukabumi Nuruddin Zain Syamsi turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai forum tersebut menjadi kesempatan untuk membangun hubungan yang lebih substantif antara Kejaksaan dan insan pers.

“Ini kesempatan luar biasa untuk merajut kebersamaan, bukan hanya sekadar simbolik,” kata Nuruddin.

Menurutnya, sinergi tetap harus dibangun dengan menjunjung profesionalisme, kode etik jurnalistik serta tugas dan fungsi masing-masing pihak.

Ia berharap komunikasi antara Kejari, pemerintah daerah dan insan pers dapat terus berkembang sehingga masyarakat memperoleh informasi hukum yang akurat, berimbang, edukatif dan bertanggung jawab.
(Lutfi)